ODMILTI dan BARADMIL Harus Tegas dalam Menangani Kasus Kekerasan di Tubuh TNI

Papua :target tipikor news.com

Selasa 6 Januari 2026.

Kematian Pratu Farkhan Sauqi Marpaung, prajurit TNI yang tewas dianiaya sesama temannya di Papua, menjadi perhatian serius bagi pimpinan TNI AD. ODMILTI (Oditor Militer Tinggi) dan BARADMIL (Badan Peradilan Militer) diharapkan dapat mengambil tindakan tegas untuk menangani kasus ini.

Brigjen TNI Donny Pramono, Kadispenad, menyatakan bahwa TNI AD tidak menoleransi kekerasan di luar aturan dan akan menindak tegas pelaku kekerasan. “Kami menegaskan bahwa TNI AD tidak menoleransi segala bentuk kekerasan di luar aturan, terlebih yang mengakibatkan hilangnya nyawa prajurit,” kata Brigjen Donny.

TNI AD telah mengambil langkah cepat dan tegas dengan mengamankan oknum prajurit senior yang diduga terlibat dan melakukan investigasi menyeluruh. Kasus ini masih dalam tahap penyelidikan untuk memastikan fakta secara objektif dan transparan.

Masyarakat dan keluarga almarhum berharap agar ODMILTI dan BARADMIL dapat mengambil tindakan tegas untuk menangani kasus ini dan mencegah kekerasan di tubuh TNI.

ODMILTI dan BARADMIL harus mengambil tindakan tegas terhadap pelaku kekerasan,dan Proses investigasi harus transparan dan objektif,Pejabat Utama ( PJU ) TNI AD harus mengambil langkah pencegahan untuk mencegah kekerasan di tubuh TNI.

Pemerintah dan pimpinan TNI AD diharapkan dapat mengambil tindakan tegas untuk menangani kasus ini dan memastikan keadilan bagi almarhum Pratu Farkhan Sauqi Marpaung,..,

Bersambung…..

( Rachmat.S )

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *